India Cabut Sementara Larangan "Puasa sampai Mati"

Rabu, 22 Maret 2017 - 10:58:53


Pemeluk Jain menggelar unjuk rasa memprotes keputusan Pengadian Tinggi Rajasthan.
Pemeluk Jain menggelar unjuk rasa memprotes keputusan Pengadian Tinggi Rajasthan. / KOMPAS.COM

INDIA, KOMPAS.com — India mencabut sementara larangan sebuah ritual kuno, yakni berpuasa sampai mati, oleh komunitas agama minoritas di negara itu.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi di negara bagian Rajasthan melarang ritual Santhara, yang dipratikkan oleh sebagian kecil pengikut komunitas agama Jain.

Alasannya, praktik tersebut dianggap merupakan aksi bunuh diri.

Pekan lalu, sekelompok umat Jain menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah tempat di India untuk menentang keputusan yang menyatakan Santhara sebagai tindakan melanggar hukum.

Kini, Mahkamah Agung mencabut sementara larangan itu sambil menunggu proses pengadilan yang menyeluruh atas masalah tersebut untuk mencapai keputusan akhir.

Dilaporkan, setiap tahunnya, ratusan pengikut Jain berpuasa makan dan minum air.

Jain merupakan kepercayaan kuno yang antara lain memegang prinsip nonkekerasan, dan beberapa umatnya tidak mau makan akar pohon karena mengambil akar akan melukai makhluk hidup di dunia.

Sensus nasional India tahun 2011 menunjukkan terdapat sekitar 4,1 juta pemeluk Jain dari total penduduk yang berjumlah 1,2 miliar jiwa.



Sumber: KOMPAS.COM